Mens Tidak Teratur Selama Menyusui, Normalkah?

Siklus menstruasi yang sehat adalah yang teratur dimana hal tersebut merupakan salah satu tanda kesehatan reproduksi seorang wanita. Namun, bagi calon ibu baru, siklus menstruasi dapat berhenti selama beberapa bulan setelah melahirkan dan di masa menyusui. 

Setelah melahirkan, perdarahan postpartum terjadi selama beberapa hari, lalu berhenti. Seringkali, terdapat jarak yang cukup jauh antara perdarahan tersebut dan haid pertama setelah melahirkan. Namun, mens tidak teratur setelah melahirkan adalah hal yang normal dan terjadi karena berbagai perubahan hormonal dalam tubuh. Seiring berjalannya waktu tubuh akan menyesuaikan diri dengan rutinitas tersebut. Jadi Anda tidak perlu khawatir jika menstruasi tidak teratur saat menyusui. 

Normalkah mens tidak teratur saat menyusui?

Pertama dan hal penting yang perlu Anda pahami bahwa persalinan dan menyusui adalah proses drastis yang dapat mengubah beberapa hormon dalam tubuh. Oleh karena itu, hormon yang memastikan periode teratur di antara siklus menstruasi tidak bekerja, terlebih lagi setelah itu Anda mulai menyusui dan memberikan ASI untuk Si Kecil. 

Jadi, kondisi tersebut merupakan hal yang wajar bagi wanita untuk mengalami perubahan dan aliran menstruasi setelah melahirkan dan saat menyusui.  

Tidak mens saat menyusui, apakah penyebabnya?

Menyusui diketahui dapat menunda jadwal menstruasi Anda. Banyak hal yang menjadi penyebab dari kondisi tersebut, salah satunya adalah karena hormon. 

Hormon 

Saat bayi lahir, Anda sudah harus dibekali dengan nutrisi alami yang dibutuhkan untuk menyusui. Kecuali jika Anda tidak dapat menyusui, dokter Anda kemungkinan besar akan mendorong Anda untuk melakukannya. Hal ini sering dianggap sebagai bentuk nutrisi yang paling aman dan paling sehat untuk bayi yang baru lahir. 

Meskipun tampaknya ASI muncul begitu saja ketika bayi lahir, ada lebih banyak hal yang berperan pada lancarnya ASI Anda. Faktanya, hormon menjadi salah satu pendukung kehamilan Anda, dan mereka juga yang bertanggung jawab untuk menyusui. Prolaktin adalah hormon utama yang bertanggung jawab untuk memproduksi ASI.

Prolaktin juga dapat mencegah menstruasi. Menyusui dapat membuat kadar hormon ini tetap tinggi, jadi semakin lama Anda menyusui maka semakin besar kemungkinan Anda mengalami menstruasi ringan, atau tidak menstruasi sama sekali. Di sisi lain, saat Anda menyapih bayi, menstruasi kemungkinan akan kembali normal. 

Jadi, menstruasi dapat berlangsung lebih lama jika Anda:

  • Menyusui secara eksklusif, selama 6 bulan 
  • Merawat bayi siang dan malam tanpa jeda
  • Menjaga bayi Anda tetap dekat dengan Anda dengan cara menggendong dan tidur bersama
  • Menghindari memberi anak Anda botol atau dot
  • Menahan diri untuk memberikan susu formula atau air sebelum waktunya
  • Tahan untuk memulai makanan padat sampai usia anak enam bulan

Saat mens sudah normal

Tidak ada waktu pasti kapan mens tidak teratur Anda akan kembali normal. Pasalnya, hal tersebut akan berbeda-beda pada tiap individu, bisa lebih cepat atau bisa sangat lama. Kemungkinannya adalah jika mens Anda cukup teratur sebelum hamil, maka menstruasi Anda akan kembali normal dengan cepat ketika berhenti memberikan ASI. 

Jangka waktu normal ibu menyusui yang mendapatkan menstruasinya kembali antara enam hingga dua tahun. Penting untuk diketahui bahwa tidak menstruasi selama menyusui bukan berarti Anda tidak bisa ovulasi lagi. Pasalnya, banyak sekali wanita yang beranggapan bahwa mereka tidak bisa hamil lagi saat menyusui karena mens tidak teratur. Meskipun tidak sepenuhnya mustahil, kehamilan memang menjadi sulit selama menyusui. 

Meskipun keadaan kesehatan tertentu dapat menyebabkan mens tidak teratur, namun perubahan hormon adalah penyebab paling umum saat Anda menyusui. Namun, begitu Anda selesai menyusui, terutama ketika anak mulai mendapatkan lebih banyak nutrisi dari makanan, maka menstruasi akan kembali normal kembali. Namun, jika Anda tidak menyusui dan mens belum juga datang, maka ada baiknya untuk segera menghubungi dokter.

Read More

Ikan Rendah Merkuri, Mahi Mahi

Pakar kesehatan sepakat bahwa manfaat ikan naik di atas sebagai sumber protein. Tetapi pada beberapa ikan, terutama ikan besar, Anda harus mempertimbangkan manfaat tersebut terhadap resiko seperti merkuri. Namun ada satu pengecualian, yaitu ikan Mahi Mahi.

Pemahaman umum adalah bahwa semakin besar ikan laut, semakin besar kemungkinannya untuk terkontaminasi. Meskipun termasuk jenis ikan yang besar, ikan mahi-mahi aman untuk dikonsumsi. Arti di balik nama Polinesia “Mahi Mahi” secara harfiah berarti “kuat dan kuat”.

Ikan Mahi Mahi segar merupakan makanan dengan sumber vitamin, asam amino, dan minyak ikan yang sangat baik. Jika dikombinasikan, ikan Mahi Mahi adalah sajian protein lezat yang membantu tubuh mengurangi resiko penyakit jantung dan kanker, melawan peradangan, dan menjaga fungsi kesehatan. Bahkan bisa menunda gejala penuaan. Berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan dari ikan Mahi Mahi:

  • Protein Tanpa Lemak

Hanya enam ons ikan Mahi Mahi menyediakan 31,5 gram protein dan hanya 1,2 gram lemak. Hal itu membuatnya sangat tidak berlemak, tetapi masih penuh dengan asam amino esensial dan enzim.

  • Vitamin B

Ikan Mahi Mahi adalah sumber vitamin B-3, B-5, B-6 dan B-12 yang sangat baik. B-3 membantu kesehatan jantung dengan mengontrol kadar kolesterol Anda. Selain itu juga menjaga kesehatan kulit, mendukung fungsi otak dan dapat mencegah masalah gabungan seperti radang sendi. Sedangkan B-5 membantu membuat sel darah dan mengubah makanan Anda menjadi energi. Vitamin B-6 membantu otak dan saraf Anda dalam operasi seperti pengendalian suasana hati dan regulasi hormon. Hal itu juga telah terbukti membantu fungsi hati. Lalu vitamin B-12 membantu menjaga saraf dan sel darah tetap sehat, dan bahkan membantu dalam pembuatan DNA.

  • Kalium

Mineral khusus ini menurunkan tekanan darah, yang memerangi penyakit jantung. Ini juga mendukung fungsi jantung dan otot.

  • Selenium

Nutrisi ini merupakan antioksidan kuat. Selenium tidak hanya mendukung fungsi jantung yang sehat, tetapi juga membantu melawan peradangan dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh Anda. Satu porsi ikan Mahi Mahi menawarkan 62 mikrogram, lebih dari 100% dari jumlah harian yang Anda rekomendasikan.

  • Asam lemak omega-3

Lipid ini adalah sesuatu yang dapat Anda manfaatkan lebih banyak lagi. Asam lemak omega-3 ini adalah lemak sehat yang menguntungkan jantung Anda alih-alih merusaknya, dan juga mengurangi peradangan. Tidak banyak sumber asam lemak omega-3, tetapi ikan, termasuk Mahi Mahi, menawarkan pasokan utama dari manfaat tersebut.

Rasa manis alami dari ikan Mahi Mahi menjadikannya pasangan yang ideal untuk buah segar dan salsa herbal, yang menambah nilai gizi pada makanan Anda tanpa meningkatkan asupan lemak dan natrium. 

Potong dadu blewah dan pepaya, lalu gabungkan dengan jalapeno berbiji dan daun ketumbar cincang untuk salsa buah tropis, atau campur ceri cincang dan daun mint segar untuk pilihan beraroma warna-warni. Anda disarankan untuk mempraktekkan metode memasak yang sehat saat membuat ikan Mahi Mahi, seperti memilih untuk memanggang atau broil daripada menggorengnya dengan minyak.

Jika Anda mencari ikan rendah lemak untuk dijadikan makanan tambahan yang menyehatkan, lihat nutrisi dari ikan Mahi Mahi. Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Carolina Utara mencantumkan Mahi Mahi sebagai ikan yang rendah merkuri, yang menjadikannya alternatif yang lebih sehat untuk ikan dengan rasa serupa tetapi mengandung merkuri, seperti ikan todak.

Selain itu, menambahkan ikan Mahi Mahi ke dalam makanan Anda juga meningkatkan asupan nutrisi Anda, karena mengandung mineral bermanfaat, vitamin, dan protein yang dibutuhkan untuk kesehatan yang baik.

Read More

Serba-Serbi Vaksin Penyakit Antraks yang Harus Anda Ketahui

Kasus antraks bukanlah kasus baru yang terjadi di Indonesia dan masih terus ada sampai saat ini. Terakhir kasus antraks ditemukan di Gorontalo tahun 2020. Akibat yang ditimbulkan mulai dari luka atau benjolan kecil di kulit, demam, bahkan kematian jika tidak mendapatkan penanganan dengan tepat. Oleh karena itu, diperlukan vaksin penyakit antraks terutama di daerah rawan untuk mencegah penyebaran dan meluasnya bakteri antraks.  

Seberapa penting vaksin antraks?

Penyakit antraks disebut-sebut berpotensi sebagai senjata biologis karena sporanya mudah menyusup dan hidup kembali di tubuh manusia. Ketika spora bakteri antraks mengalami dorman atau istirahat, maka ia akan mencari inang dan dapat hidup aktif di dalamnya. 

Tanda dan gejala antraks disesuaikan dengan kontak penularannya. Jika melalui kulit, maka menyebabkan luka atau benjolan kecil serta bengkak. Jika kontak melalui konsumsi daging, akan mempengaruhi saluran pecernaan sehingga mengakibatkan mual dan muntah, bengkak di leher, sakit perut, dan kesulitan menelan. 

Sedangkan, kontak pernapasan mengakibatkan napas pendek, pusing, batuk, dada tidak nyaman. Ada pula penularan melalui injeksi sehingga menyebabkan bengkak di tempat injeksi, mual dan muntah, serta berkeringat.

Semua tipe penularan antraks secara umum menyebabkan demam, menggigil, kelelahan, dan sakit kepala. Penyakit antraks yang tidak segera ditangai bisa mengakibatkan infeksi, bahkan kematian.

Vaksin antraks berasal dari filtrat bakteri antraks, bukan bakteri yang masih hidup atau sudah mati. Cara kerjanya yakni dengan mencegah ativitas protein protective antigen yang berada di dalam bakteri. Vaksin antraks telah mendapatkan persetujuan dari Food and Drugs Administration (FDA).    

Siapa saja yang membutuhkan?

Tidak semua orang bisa disuntik vaksin antraks. Yang diwajibkan adalah mereka yang berumur 18-65 tahun dengan kondisi berikut ini sesuai dengan aturan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) :

  • Laboran atau pekerja laboratorium yang bersinggungan dengan bakteri antraks
  • Orang yang bekerja dengan bintang atau produknya yang terbukti terinfeksi, seperti dokter hewan
  • Pesonel militer pertahanan negara yang ditugaskan di daerah terinfeksi antraks
  • Pihak-pihak lain yang aktivitasnya dapat menyebabkan terinfeksi bakteri antraks

Orang-orang tersebut akan diberikan 3 dosis vaksin antraks dan diikuti dengan dosis selanjutnya yang disesuaikan sebagai bentuk perlindungan lanjutan. FDA tidak menyarakan penggunaan vaksin untuk anak di bawah 18 tahun. Berdasarkan program Investigational New Drug (IND), anak-anak dan remaja memerlukan persetujuan orang tau atau wali terlebih dahulu jika ingin divaksin. 

Prosedur pemberian vaksin

Pemberian vaksin diberikan pada saat sebelum dan sesudah terpapar dengan dosis yang berbeda-beda. Berikut ini prosedur pemberian vaksin antraks:

  • Sebelum terpapar

Tahap ini termasuk tindakan pencegahan dengan memberikan 5 kali vaksin di waktu yang berbeda-beda. Setelah mendapatkan vaksin pertama kali, maka pasien akan diberikan vaksin di bulan ke 1, 6, 12, dan 18 setelahnya. Booster atau dosis tambahan untuk menjaga sistem imun dan mengantisipasi kembalinya bakteri juga harus diberikan setiap 12 bulan setelah dosis vaksin terakhir. 

  • Setelah terpapar

Dosis diberikan 3 kali, yaitu dosis utama, serta minggu ke-2 dan ke-3. Antibiotik juga diberikan 2 bulan setelah pemberian vaksin dosis utama. Antibiotik berfungsi menetralkan racun antraks jika sewaktu-waktu terpapar lagi. 

Efek samping

Vaksin antrak bisa menimbulkan efek samping sama seperti vaksin lainnya. Ada kondisi tertentu dimana efek samping vaksin bersifat ringan dan dapat hilang sendiri tanpa membutuhkan penanganan khusus, gejala yang ditimbulkan diantaranya:

  • Kemerahan dan bengkak di sekitar area suntikan
  • Nyeri dan gatal di sekitar area suntikan
  • Nyeri otot yang menyebabkan terhambatnya gerakan
  • Kelelahan
  • Sakit kepala

Sementara, efek samping serius yang dapat terjadi setelah pemberian vaksin yaitu reaksi alergi anafilaksi. Orang yang telah mendapatkan vaksin mungkin akan mengalami kesulitan bernapas karena menyempitnya saluran napas,  serta tekanan darah yang  turun secara tiba-tiba. Reaksi alergi berat ini berpotensi mangakibatkan kematian. Namun, kejadiannya tergolong sangat langka karena hanya menjangkit 1 kasus dari 100.000 kasus yang dilaporkan. 

Read More

Fakta Tentang Penggunaan Metformin untuk Diet

Penggunaan metformin untuk diet memang sudah dikenal luas. Padahal obat ini tidak boleh digunakan sembarangan, karena ada efek sampingnya untuk kesehatan. Metformin hidroklorida alias metformin bukanlah obat yang asing untuk penderita diabetes tipe 2, begitu juga bagi orang yang mengalami kegemukan maupun obesitas. Bagi penderita diabetes tipe 2, obat metformin berfungsi mengembalikan respons tubuh terhadap insulin agar gula darah tidak cepat naik. Metformin akan diberikan dokter bila pasien diabetes tipe 2 sudah tidak lagi bisa mengontrol kadar gula darahnya hanya dengan perubahan gaya hidup dan pola makan.

Di Indonesia, terdapat 63 merek dagang obat yang mengandung metformin dan sudah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Menurut BPOM, penggunaan obat ini terutama untuk perian diabetes mellitus tipe 2 yang mengalami kelebihan berat badan (kegemukan maupun obesitas). Namun pada praktiknya, metformin juga kerap dikonsumsi sebagai obat penurun berat badan, meski pasien tidak menderita diabetes. Bagaimana pandangan medis mengenai penggunaan metformin untuk diet ini?

  1. Terbukti efektif untuk diet

Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh National Library of Medicine, metformin memang efektif menurunkan berat badan pasien kegemukan maupun obesitas. Fakta lain juga menunjukkan bahwa pasien diabetes tipe 2 yang mengonsumsi metformin dalam jangka waktu tertentu, memang mengalami penurunan berat badan. Meski demikian, para ahli belum tahu pasti mekanisme kerja metformin untuk diet, termasuk keamanannya terhadap kesehatan secara keseluruhan. Beberapa dokter menduga metformin dapat menurunkan nafsu makan.

  1. Hanya boleh digunakan dengan rekomendasi dokter

Anda tidak akan menemukan dosis atau cara mengonsumsi metformin untuk diet pada kemasan atau brosur obat tersebut. Ingat, metformin pada dasarnya adalah obat diabetes, bukan penurunan berat badan. Jadi, hanya dokter yang boleh menentukan dosis maupun cara penggunaan aman tergantung kondisi Anda. Dokter bisa meresepkan metformin untuk diet dengan syarat-syarat tertentu. Biasanya, Anda akan diberikan dosis rendah terlebih dahulu sebelum ditingkatkan secara perlahan dalam beberapa minggu. Tujuannya, untuk meminimalisir efek buruk dari obat ini terhadap kesehatan Anda secara keseluruhan.

  1. Tetap perlu jalani gaya hidup sehat

Selama minum metformin untuk diet, Anda juga harus berolahraga secara rutin dan makan makanan yang bergizi tinggi namun rendah kalori. Konsumsi metformin saja tidak akan bisa menurunkan berat badan Anda.

  1. Butuh waktu lama

Metformin bukanlah obat ajaib penurun berat badan dalam satu malam. Sekalipun Anda sudah minum obat dan menerapkan pola hidup sehat, butuh setidaknya 1-2 tahun sebelum merasakan penurunan berat badan yang maksimal.Banyaknya kilogram yang hilang akibat penggunaan metformin untuk diet beragam pada setiap orang. Namun, penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi metformin, hanya mengalami penurunan berat badan sebanyak 2-4 kg dalam setahun.

  1. Waspadai efek samping yang mungkin terjadi

Menurut BPOM, obat dengan kandungan metformin hidroklorida memiliki efek samping yang beragam, mulai dari mual, muntah, maupun diare (sementara). Ada pula orang yang sampai merasakan nyeri perut, penurunan penyerapan vitamin B12, hingga anoreksia dan hepatitis. Di Amerika Serikat, obat yang mengandung metformin sendiri sudah diminta untuk ditarik dari peredaran karena diduga mengandung N-Nitrosodimethylamine (NDMA) tingkat tinggi. Hal ini membuat obat tersebut berpotensi memicu munculnya sel kanker di tubuh manusia.

Read More

Faktor Risiko Gigitan Serangga yang Perlu Diketahui

Digigit serangga merupakan salah satu kejadian yang umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari, pada umumnya orang dalam kondisi ini mengalami reaksi berbeda setelah digigit serangga. Gigitan serangga umumnya tidak berbahaya, mesikpun terkadang menyebabkan rasa yang nyaman. Selain itu, gigitan dari serangga juga bisa menyebarkan penyakit.

Gigitan dan sengatan serangga bisa menyebabkan reaksi kulit secara langsung, misalnya seperti gigitan semut api dan sengatan lebah atau tawon dan pikat, beberapa contoh gigitan yang paling sakit. Selain itu, kondisi ini juga merupakan salah satu bentuk dermatitis kontan iritan, merupakan peradangan kulit sebagai respons dari kontak dengan alergen berupa liur, bulu dan gigitan.

Penyebab Gigitan Serangga

Penyebab reaksi yang ditimbulkan gigitan dari serangga ini adalah reaksi hipersensivitas atau reaksi alergi, merupakan reaksi yang timbul dari tubuh akibat adanya alergen asing dan tubuh yang berusaha untuk menghilangkan alergen tersebut. Terdapat dua jenis serangga yang dapat menyebabkan munculnya reaksi ini, seperti berikut.

  • Beracun

Serangga jenis ini mengeluarkan racun dari gigitan atau sengatan yang dapat menimbulkan reaksi lokal, seluruh tubuh hingga reaksi alergi berat. Beberapa jenis serangga ini di antara lain seperti, lebah, tawon, kalajengking, semut api, laba-laba hingga tomcat.

  • Tidak Beracun

Serangga tidak mengeluarkan racun juga bisa menimbulkan reaksi akibat kontak bagian tubuh serangga atau air liur dengan kulit. Reaksinya ringan dan lokal, hanya pada lokasi di sekitar tempat gigitan, beberapa jenis serangga ini seperti nyamuk, kutut, lalat dan ulat bulu.

Faktor Risiko

Digigit serangga bisa terjadi pada siapa saja dan berapa saja usianya, kondisi ini bisa ditangani dengan megurangi faktor-faktor risiko. Segera konsultaikan dengan dokter apabila mengalami gigitan dari serangga yang termasuk dalam kategori beracun. Berikut ini beberapa faktor risiko terkena gigitan dari serangga.

  • Lingkungan tempat tinggal yang dalam kondisi gelap, lembab hingga berdekatan dengan lahan kosong, semak-semak, kebun atau hutan.
  • Riwayat alergi pada diri sendiri dan riwayat alergi yang dimiliki keluarga, faktor pekerjaan seseorang seperti bekerja di perkebunan.
  • Golongan darah, menurutn penelitian orang-orang dengan golongan darah 0 memiliki risiko dua kali lebih besar digigit serangga penghisap.

Pengobatan Terhadap Gigitan

Diagnosis terhadap gigitan dari serangga bisa dilihat setelah terjadinya gigitan, namun kadang gigitan ini dapat muncul tanpa adanya identifikasi diagnostik. Gigitan jauh lebih sulit didiagnoisjika jenis serangga tidak diketahui, meskipun ukuran dan lokasi gigitan akan memberi indikasi sumber gigitan dari serangga tersebut.

Dokter akan memberi rekomendasi untuk perawatan terhadap gigitan atau serangan dari serangga tersebut dengan mengeliminasi kemungkinan diagnosis lain. Beberapa tes juga bisa dilakukan, meliputi berikut ini.

Tes alergi serangga dengan cara menggaruk kulit dengan dosis kecil racun serangga dan melihat ukuran ruam, tujuannya untuk mengukur reaksi alergi terhadap racun serangga.

Tes penyakit lyme, apabila kutu diangkat dari kulit maka perlu melakukan pemeriksaan untuk borrelia burgdorferi yang merupakan penyebab dari penyakit lyme.

Gigitan serangga umum ditemui dan kebanyakan kondisi menyebabkan reaksi kecil dan lokal dimana gejala yang muncul mudah ditangani. Perawatan rumahan merupakan hal yang diperlukan untuk meringankan gejala dari reaksi ringan terhadap gigitan dan sengatan serangga. Imunoterapi menjadi jenis perawatan yang mungkin dilakukan.

Terutama jika seseorang megalami alergi terhadap gigitan atau sengatan serangga, imunoterapi racun dapat membantu mencegah reaksi sistemik pada orang yang terlalu sensitif terhadap gigitan dan sengatan serangga.

Read More

Cara Menghitung Siklus Haid dan Masa Subur untuk Melancarkan Program Hamil

Bagi pasangan suami istri, mungkin mendapatkan keturunan adalah sebuah impian. Agar segera terwujud, penting untuk mengetahui kapan masa subur Anda. Untuk mengetahuinya Anda harus tahu cara menghitung siklus haid dengan benar dan tepat.

Perlu diketahui bahwa masa subur wanita tergantung pada siklus menstruasi yang dimilikinya, dan masing-masing orang akan berbeda tentu saja. Apakah Anda sudah tahu cara menghitung siklus haid dengan benar untuk mengetahui masa subur Anda? Jika belum, lanjutkan membaca artikel ini, ya!

Cara Menghitung Siklus Haid dengan Tepat

Sekadar informasi, bahwa yang dimaksud dengan siklus menstruasi adalah waktu yang diperlukan untuk mempersiapkan kehamilan. Siklus ini dihitung sejak hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi di bulan selanjutnya. 

Agar tidak pusing, berikut cara menghitung siklus haid yang benar yang perlu Anda tahu.

  • Catatlah hari pertama Anda haid setiap bulannya
  • Kemudian, hitung jarak antara hari pertama menstruasi dengan hari pertama haid di bulan berikutnya. 

Misalnya pada bulan ini September Anda mengalami menstruasi di tanggal 1, dan di bulan Oktober pada tanggal 2. Maka jarak waktu dari tanggal 1 September ke 2 Oktober adalah 32 hari. Nah, hitunglah siklus menstruasi tersebut selama 6 hingga 12 bulan.

Setiap wanita tentu saja memiliki rentang waktu siklus menstruasi yang berbeda-beda tiap bulannya. Siklus normalnya adalah tidak kurang dari 21 hari dan tidak lebih pula dari 35 hari. 

Cara Menghitung Siklus Haid untuk Menjalani Program Hamil

Nah, cara menghitung siklus haid di atas bisa dijadikan metode penghitungan untuk mengetahui kapan masa subur Anda untuk pasangan yang ingin segera punya momongan atau malah ingin menundanya.

Saat ingin menjalani program hamil, mengetahui masa subur adalah cara paling jitu untuk kesuksesan kehamilan Anda. Sedangkan ketika Anda dan pasangan ingin menunda kehamilan, Anda akan lebih berhati-hati saat berhubungan seks ketika masa subur Anda. 

Lalu, bagaimana cara menghitung masa subur dalam siklus haid?

  1. Cara Menghitung Awal Masa Subur dalam Satu Siklus Menstruasi

Jadi, dalam rentang siklus menstruasi ini, ada saat di mana rahim sedang dalam kondisi masa subur, ketika proses ovulasi sedang atau akan terjadi. Ovulasi merupakan proses terjadinya pelepasan sel telur yang siap dibuahi ke dalam rahim. 

Cara menghitung awal masa subur seorang wanita adalah sebagai berikut.

  • Anda perlu menghitung setidaknya 6 siklus haid terakhir yang Anda alami. Lalu, carilah durasi siklus yang paling pendek. 

Misalnya siklus haid tersingkat Anda dalam 6 bulan tersebut adalah 28 hari. Maka kurangilah dengan 18, menjadi 28-18=10

  • Kemudian, tandailah hari pertama siklus haid Anda bulan ini dan tambahkan dengan hasil pengurangan siklus terpendek Anda (di poin kedua). 

Misalnya, hari pertama haid bulan ini adalah tanggal 2 Oktober. Maka, 2 Oktober + 10 hari. Maka masa subur Anda adalah tanggal 2,3,4,5,6,7,8,9,10,11 Oktober.

  • Dari hasil perhitungan di atas pada poin ketiga, diketahui bahwa awal masa subur Anda bulan ini adalah tanggal 11 Oktober. 
  1. Cara Menghitung Akhir Masa Subur dalam Satu Siklus Haid

Jik tadi adalah cara menghitung awal masa subur, maka untuk menghitung akhir masa subur Anda adalah seperti berikut ini.

  • Dari catatan 6 kali siklus haid terakhir yang Anda alami, carilah durasi siklus terpanjang.
  • Kemudian, kurangi dengan jumlah hari dalam siklus terpanjang tersebut dengan 11.

Misalnya dalam 6 bulan terakhir siklus terpanjang Anda adalah 32 hari, maka kurangilah dengan 11, yaitu 32-11= 21.

  • Tandai hari pertama siklus haid bulan ini dan tambahkan dengan hasil pengurangan di poin 2. Misalnya di bulan ini Anda mengalami haid tanggal 2 Oktober, maka ditambahkan 21. Hasilnya adalah 2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15,16,17,18,19,20,21,22 Oktober. 
  • Maka bisa disimpulkan bahwa hari terakhir masa subur Anda di bulan ini adalah tanggal 22 Oktober.

Jadi kesimpulannya, dari penghitungan di atas bahwa masa subur Anda terjadi di tanggal 11 – 22 Oktober. 

Saat rentang waktu masa subur inilah waktu yang tepat bagi Anda untuk berhubungan seksual karena dapat meningkatkan kemungkinan kehamilan. Begitu pula sebaliknya, bagi yang ingin menunda kehamilan sebaiknya menggunakan alat kontrasepsi ketika berhubungan seks di masa subur ini.

Setelah mengetahui cara menghitung siklus haid ini, Anda dan pasangan bisa lebih memanfaatkan kalender haid ini untuk segera mendapatkan keturunan, selain mendapatkan saran dari dokter kandungan tentunya.

Read More

Ketahui, Kandungan Brokoli, Manfaat, dan Risiko Kesehatannya!

Siapakah di sini yang suka makan brokoli? Ternyata, sayur hijau berbentuk pohon ini merupakan bagian dari tanaman sawi liar, lho. Beragam kandungan brokoli yang membuat sayur ini menyehatkan untuk tubuh. Anda bisa mendapatkan brokoli di toko-toko sayur terdekat. Meskipun sayur ini relatif lebih mahal bila dibandingkan sayur hijau lainnya, tetapi harganya masih dapat terjangkau.

Asal sayur brokoli

Menurut sejarah, brokoli berasal dari kekaisaran Romawi, di mana ia tumbuh di wilayah Mediterania. Petani-petani di sana mulai menanamnya sekitar tahun 1920-an ke atas. Di Amerika Serikat, jenis brokoli yang paling umum adalah hibrida dari brokoli hijau Italia yang disebut Calabrese, memiliki kuntum dengan berbagai corak hijau. Hanya saja, hingga saat ini, meskipun brokoli dijual dengan varietas yang berbeda, pedagang-pedagang grosir tetap menjualnya dengan nama tunggal, yaitu brokoli. 

Ragam kandungan brokoli 

Kandungan brokoli terdiri atas berbagai zat gizi, terutama terkenal dengan rendah kalori, tetapi tinggi vitamin, mineral, senyawa aktifnya. Berikut ini kandungan brokoli 1/2 cangkir atau setara dengan 38 gram.

  • Energi 15 Kalori.
  • Lemak 0 gram.
  • Karbohidrat 3 gram.
  • Protein 1 gram.

Satu cangkir brokoli mengandung vitamin C sebanyak satu buah jeruk. Jadi, sangat baik untuk memenuhi kebutuhan antioksidan untuk melindungi sel-sel Anda dari serangan radikal bebas dan meningkatkan proses penyembuhan di seluruh tubuh Anda. 

Selain itu, kandungan brokoli lainnya termasuk kalsium, zat besi, asam folat, fosfor, kalium, seng, thiamin, riboflavin, niacin, vitamin A, B6, B12, D, E, dan K. Adapun senyawa aktif yang terdapat dalam brokoli meliputi karotenoid, sulforaphane, kaempferol, quercetin, dan indole-3-carbinol. Baik vitamin, mineral, dan senyawa aktif brokoli sangat baik untuk menunjang kesehatan tubuh Anda.

Manfaat brokoli untuk kesehatan

Kandungan brokoli banyak dipenuhi dengan vitamin, mineral, dan senyawa kimia alami yang bermanfaat untuk tubuh. Senyawa aktif yang paling utama di dalam brokoli adalah sulforaphane yang dapat membantu kondisi kesehatan tertentu, meliputi:

Diabetes. 

Sebuah studi menunjukkan bahwa kandungan brokoli sulforaphane dapat membantu menurunkan gula darah. Ini akan menjadi kabar baik bagi Anda yang menderita diabetes tipe 2 dan obesitas, sebab Anda mungkin mengalami peningkatan gula darah yang lebih besar dibandingkan orang lain.

Kanker. 

Selain sulforaphane, senyawa alami lainnya di dalam brokoli dapat mencegah risiko terserang kanker atau menghentikan pembentukan sel kanker di tubuh Anda.

Osteoarthritis. 

Siapa sangka? Berbagai kandungan brokoli juga ampuh menjaga tulang rawan di antara persendian agar tetap sehat, sehingga dapat membantu mencegah atau memperlambat osteoartritis.

Skizofrenia. 

Meskipun belum cukup bukti ilmiah terkait manfaat brokoli pada penyakit skizofrenia, tetapi para ilmuwan meyakini bahwa tingkat sulforaphane yang tinggi dapat mengubah senyawa kimia di otak. Namun, masih diteliti lebih lanjut untuk mencari tahu apakah ekstrak kecambah brokoli dapat membantu penderita skizofrenia mengatasi gejala yang muncul.

Kandungan brokoli berupa karotenoid juga bermanfaat untuk membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.

Risiko dan peringatan

Meskipun banyak manfaat yang diberikan oleh brokoli, Anda perlu menghindari sayur ini jika memiliki masalah kesehatan tertentu. Silahkan konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi brokoli, jika Anda:

  • Mengonsumsi obat pengencer darah.

Brokoli mengandung tinggi vitamin K yang membantu dalam proses pembekuan darah Anda. Terlalu banyak mengonsumsi brokoli dapat dapat mengubah respons tubuh Anda terhadap obat pengencer darah yang dikonsumsi. 

  • Memiliki sindrom iritasi usus besar (IBS). 

Hal ini karena brokoli dapat membuat perut kembung dan mengganggu kerja usus di dalam tubuh Anda.

  • Memiliki masalah ginjal. 

Kandungan brokoli berupa fosfor dapat menumpuk di darah jika ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik.

Melihat banyaknya kandungan brokoli yang bermanfaat untuk tubuh, jenis sayur ini dapat Anda tambahkan ke dalam menu makan sehari-hari. Anda bisa mengonsumsinya dengan cara direbus, dikukus, ditumis, atau sayur sop. Jika Anda memiliki masalah kesehatan yang khawatir ada kaitannya dengan kandungan brokoli, maka konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi Anda, ya. 

Read More

Mengapa Bahan Pelangsing Alami Bisa Gagal Menurunkan Berat Badan?

Banyak bahan pelangsing alami seperti rempah-rempah, lemon, cabai rawit, teh hijau, dan sebagainya yang diklaim mampu menurunkan berat badan. Bahan-bahan tersebut biasanya diseduh atau diramu dengan bahan lain menjadi minuman yang rutin dikonsumsi setiap hari.

pelangsing alami

Akan tetapi, bagaimana jika kebiasaan tersebut terus menerus dilakukan dan berat badan tak kunjung berkurang bahkan justru bertambah. Itu berati ada alasan lain yang mungkin harus diperbaiki tak sekadar mengonsumsi bahan pelangsing alami. 

  1. Ada tambahan gula

Satu sendok makan gula mengandung 50 kkal atau setara dengan jalan kaki santai selama 15 menit. Dalam pembuatan minuman pelangsing dari bahan alami misalnya, sangat dianjurkan untuk tidak menambahkan gula, madu kemasan, atau susu kental manis. Madu kemasan telah meliputi bahan tambahan gula di dalamnya, sedangkan susu kental manis juga mengandung gula dalam jumlah tinggi. Saat ini susu kental manis diubah penyebutannya menjadi krim kental manis karena kandungan gulanya yang cukup banyak. 

Biarkan minuman bahan pelangsing alami yang Anda seduh tanpa menggunakan bahan tambahan lainnya sehingga khasiatnya tidak berubah atau berkurang. 

  1. Mengonsumsi camilan tinggi kalori

Banyak keluhan muncul mengenai diet ketat mereka yang tak kunjung berhasil padahal sudah mengonsumsi makanan dengan porsi sedikit. Mungkin kebiasaan konsumsi camilan Anda yang perlu diperhatikan. Camilan yang tersedia di pasaran mayoritas mengandung bahan utama gula dan sumber karbohidrat. Keduanya merupakan penyebab utama kegagalan diet.

Selingan berupa camilan memang dibutuhkan di sela-sela makanan utama, namun jenis camilan bisa dipilih dengan kandungan kalori yang rendah. Sayur dan buah memiliki kalori yang rendah sehingga bisa dijadikan menu selingan harian dibandingkan dengan makanan ringan atau jajanan lain.

Salad atau buah potong merupakan menu sederhana yang paling pas dikonsumsi ketika diet penurunan berat badan. Zaman sekarang ada banyak varian salad dengan kombinasi berbagai buah dan sayur dan rasa yang tak kalah lezat.   

  1. Porsi makan tidak diatur

Khasiat bahan pelangsing alami tidak akan berhasil, jika gagal dalam mengatur porsi makan. Berikut ini aturan makan berdasarkan anjuran Kementrian Kesehatan lewat aturan Isi Piringku satu kali waktu makan:

  • Makanan pokok sekitar 1/3 bagian piring atau setara dengan 3 centong nasi
  • Lauk pauk 1/6 bagian piring atau setara dengan 1 butir telur dan 2 potong tempe berukuran sedang
  • Buah-buahan 1/6 bagian piring atau setara dengan 2  buah pepaya potong
  • Sayur 1/3 bagian piring atau setara dengan 1 mangkok sedang

Aturan tersebut merupakan anjuran secara umum. Jika ingin mengetahui kebutuhan asupan makanan secara akurat, konsultasikan kepada ahli gizi. 

  1. Jarang berolahraga

Konsumsi minuman yang terdiri dari bahan pelangsing harus diimbangi dengan olahraga secara rutin. Menurut Kementrian Kesehatan, olahraga sebaiknya dilakukan sebanyak 3 kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit satu kali sesi. Olahraga bisa dimulai dengan pemanasan selama 5-10 menit dan diakhiri dengan pendinginan selama 5 menit. 

Pemilihan olahraga juga jangan dipaksakan, lakukan olahraga yang Anda gemari, aman, dan mudah dilakukan. Banyak jenis olahraga yang tak perlu mengeluarkan banyak biaya dan bisa dilakukan di rumah seperti aerobik ringan, jogging di sekitar area rumah, bersepeda, dan lain-lain. 

  1. Pola tidur berantakan

Sebuah studi menunjukkan bahwa, kurang tidur mengakibatkan peningkatan lasa lapar dan nafsu makan. Hal ini berhubungan dengan pengaturan hormon yang tidak seimbang. Saat kurang tidur, hormon grelin atau hormon pemicu rasa lapar meningkat. Sedangkan hormon leptin atau hormon yang memicu rasa kenyang akan menurun. 

Bahan pelangsing alami mungkin memiliki kandungan tertentu yang mendukung penurunan berat badan, namun akan terasa percuma apabila tidak diimbangi dengan pola hidup sehat dan pola makan seimbang.  

Read More

Manfaat Jus Apel untuk Kulit Bersinar

Mengonsumsi apel secara rutin dipercaya mampu menjauhkan Anda dari risiko penyakit jantung. Buah tropis ini juga digadang-gadang sebagai salah satu makanan super karena kandungan nutrisinya. Maka dari itu terdapat ungkapan mengonsumsi satu apel per hari dapat menjauhkan Anda dari dokter.  

Manfaat lainnya yang bisa didapatkan adalah kulit yang sehat dan bersinar. Mengombinasikan jus apel dengan buah lain, seperti stroberi akan membuat rasanya semakin lezat.

Berikut ini beberapa manfaat jus apel untuk kulit jika diminum secara rutin.

  • Melembabkan kulit

Apel berfungsi menghidrasi kulit. Jus apel terdiri dari 88% air yang mampu meningkatkan kelembaban kulit dan mencegah tubuh dehidrasi.

Manfaat ini bisa didapat dengan meminum jus apel atau mengoleskannya ke kulit secara langsung. Haluskan apel dan madu hingga membentuk pasta, lalu oleskan ke kulit dan biarkan hingga mengering.

Selain berguna sebagai pelembab, jus apel juga mampu menyeimbangkan pH kulit dan mengontrol minyak berlebih. Oleskan pasta ini secara rutin untuk mendapatkan manfaat ajaib tersebut.

  • Mengatasi dan mencegah jerawat

Jus apel berfungsi mengontrol minyak berlebih. Penumpukan sebum merupakan penyebab jerawat yang paling umum.

Haluskan satu buah apel dan campur dengan satu sendok susu vanila tawar (plain), oleskan ke area yang berjerawat dan diamkan hingga kering. Bilas dengan air lalu keringkan.

Untuk mengatasi jerawat yang gatal, gunakan irisan apel yang telah didinginkan untuk menghilangkan rasa gatalnya secara instan.

Selain mencegah jerawat, manfaat jus apel yang lain adalah menyamarkan noda bekas jerawat dan flek. Prosedur ini juga aman digunakan oleh pemilik kulit sensitif.

  • Melindungi kulit dari paparan sinar matahari

Apel kaya akan nutrisi seperti vitamin C, antioksidan, dan tembaga. Ketiga senyawa ini merupakan tameng yang sempurna untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV matahari.

Vitamin C dapat mendorong produksi kolagen, dan mengurangi kerusakan sel kulit akibat radikal bebas atau sinar matahari. Sedangkan tembaga berperan dalam produksi melanin untuk membangun jaringan kulit yang sehat.

  • Berfungsi sebagai anti-aging

Vitamin C dan antioksidan polifenol pada apel berfungsi sebagai anti-aging. Selain itu, apel juga mengandung asam malat (malic acid).

Asam malat efektif sebagai pemurni kulit (skin refiner) yang mendorong proses eksfoliasi, atau pengelupasan lapisan atas kulit. Sebagai eksfoliator alami, jus apel menghasilkan efek anti-aging karena membantu mempercepat pergantian sel kulit mati.

Selain itu, asam malat juga berfungsi menyamarkan kerutan dan garis halus.

  • Mencerahkan kulit

Selain efek kenyal dan elastis, kolagen yang terkandung pada jus apel juga mampu meratakan warna kulit.

Karena berfungsi sebagai pengontrol minyak, meminum jus apel juga terbukti mengatasi kulit kusam, menenangkan kulit, dan menambah rona wajah. Vitamin C juga telah terbuktif efektif untuk mencerahkan wajah yang kusam.

Oleskan jus apel ke seluruh wajah, atau Anda juga bisa menggunakan irisan buah apel dan menggosokkannya ke kulit. Lakukan cara ini setiap hari dan lihatlah perbedaannya dari waktu ke waktu.

Apel memang kaya akan nutrisi seperti vitamin C, vitamin K, serat, karbohidrat, dan kalori. Antioksidan dan asam malat yang terkandung didalamnya juga membuat apel sangat cocok dimasukkan ke dalam menu diet sehat.

Namun ketika diolah menjadi jus, sebagian besar nutrisinya hilang. Jus apel juga mengandung lebih banyak gula sehingga penderita diabetes diharapkan untuk berhati-hati dalam mengonsumsinya.

Mengonsumsi jus apel dalam porsi besar juga bisa meningkatkan risiko gigi berlubang.

Untuk mendapat manfaat jus apel, Anda bisa mengoleskannya secara langsung ke kulit. Akan lebih baik jika Anda bisa mengonsumsi satu apel setiap hari untuk mendapat efek menakjubkan lainnya.

Read More

Manfaat Daun Kunyit dan Efek sampingnya

Manfaat Daun Kunyit dan Efek sampingnya

Daun kunyit sendiri banyak dibudidayakan dan digunakan secara luas di Asia Selatan. Menurut seorang ahli gizi asal Bangalore, India, manfaat daun kunyit berasal dari sifat antiseptik dan antikarsinogeniknya. Meski demikian, manfaat daun kunyit mungkin masih memerlukan penelitian lebih lanjut guna memastikan keefektifannya.

Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati dalam menggunakannya. Penggunaan daun kunyit secara berlebihan dapat berisiko menimbulkan efek samping pada tubuh, apalagi bagi orang-orang dengan kondisi medis tertentu. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter sebelum merasakan manfaat daun kunyit ini.

  1. Sebagai penyedap masakan

Salah satu manfaat daun kunyit yang paling terkenal adalah sebagai penyedap masakan. Anda dapat menemukan daun kunyit langsung dari tanamannya atau membelinya di sejumlah supermarket. Manfaat daun kunyit ini sudah banyak digunakan pada sajian khas India, Thailand, Malaysia, dan Indonesia (seperti sajian rendang atau gulai). Jadi, Anda tidak perlu khawatir apabila kehabisan di rimpang kunyit dapur. Air rendaman ekstrak daun kunyit kering ternyata bisa dijadikan pewarna makanan alami. Pasalnya, warnanya sama dengan warna yang diberikan oleh kunyit. 

  1. Sebagai antiradang

Tidak hanya rimpang kunyit, manfaat daun kunyit juga berasal dari sifat antiradang kurkumin yang terkandung di dalamnya.Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Arizona dan dipublikasikan dalam Journal of Natural Production, kandungan antiradang kurkumin di dalam kunyit dapat membantu meringankan gejala nyeri sendi, seperti osteoarthritis dan rheumatoid.

Kendati demikian, penelitian mengenai manfaat daun kunyit untuk meringankan gejala nyeri sendi masih terbatas dilakukan pada hewan uji.Jadi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut guna membuktikan kemanjuran manfaat daun kunyit untuk meringankan gejala nyeri sendi pada manusia.

  1. Menyembuhkan luka

Menyembuhkan luka juga menjadi manfaat daun kunyit lainnya. Selain antiradang, kurkumin juga mengandung zat antibakteri dan antivirus yang dipercaya dapat mempercepat proses penyembuhan luka.Manfaat daun kunyit ini dapat diperoleh dengan cara menumbuk daun kunyit dengan sedikit air. Kemudian, oleskan daun kunyit yang sudah dihaluskan pada kulit yang terluka, baik luka gores hingga luka bakar ringan.

  1. Mencegah diabetes

Manfaat daun kunyit dipercaya dapat mencegah diabetes. Hasil studi pada hewan uji menyebutkan bahwa daun kunyit mampu mengurangi kadar gula darah. Sayangnya, studi tersebut masih dilakukan pada hewan uji sehingga masih memerlukan penelitian lebih lanjut guna membuktikan keefektifannya pada manusia.

Efek samping yang mungkin terjadi

  1. Iritasi pada lambung

Manfaat daun kunyit memang dapat meningkatkan kesehatan pencernaan. Akan tetapi, jika Anda mengonsumsinya dalam jumlah yang terlalu banyak, maka daun kunyit dapat merangsang lambung untuk memproduksi lebih banyak asam lambung. Akibatnya, bagi beberapa orang yang memiliki gangguan pencernaan akut, kondisi tersebut mungkin dapat memperparah gejala penyakit.

  1. Mengencerkan darah

Salah satu efek samping daun kunyit jika dikonsumsi berlebihan adalah dapat mengencerkan darah sehingga meningkatkan risiko perdarahan. Bagi orang-orang yang mengonsumsi obat pengencer darah, seperti warfarin, secara rutin sebaiknya hindari konsumsi kunyit dalam jumlah yang terlalu banyak.

  1. Meningkatkan kontraksi pada ibu hamil

Pada ibu hamil, konsumsi daun kunyit dalam jumlah yang normal mungkin tidak menyebabkan masalah. Namun, mengonsumsi daun kunyit secara berlebihan dapat meningkatkan kontraksi.

Read More