10 Tips Menghindari Diare yang Menganggu Aktivitas Sehari-hari Anda

Permasalah pencernaan yang terjadi pada seseorang dengan diare biasanya disebabkan oleh bakteri yang menginfeksi dari makanan, tekanan atau stres, efek samping dari obat-obatan tertentu, atau kondisi medis kronis seperti kolitis, penyakit Crohn, dan IBS. Tetapi apa pun penyebabnya, siapa pun yang memiliki masalah pencernaan sering menghadapi keluhan dan ketidaknyamanan. Namun jangan khawatir, berikut ini adalah ulasan mengenai tips menghindari diare dan mengatasi keluhanya dalam kehidupan sehari-hari.

1. Pahami Tahapan Perawatan Pencernaan Anda
Saat memeriksakan kondisi diri Anda, dokter akan menentukan penyebab dari masalah pencernaan dan meresepkan obat serta anjuran perawatan yang tepat. Hal ini termasuk dengan minum obat, menghindari makanan tertentu, dan mengadopsi beberapa kebiasaan hidup sehat. Pastikan untuk memahami dengan jelas alasan dari tiap anjuran dan aturan yang diberikan dokter. Upayakan untuk meneruskan pola hidup dan asupan makanan yang sehat dan bersih meskipun Anda sudah pulih dari diare.

2. Kenali Pemicu Masalah Pencernaan Anda
Selanjutnya, kenali juga apa yang menjadi Anda terus mengalami diare berulang. Ada banyak hal yang dapat memicu gangguan pencernaan, mulai dari kesalahan dalam mengonsumsi makanan, minuman, asupan obat, hingga kondisi kesehatan tertentu. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui dengan pasti penanganan tepat untuk menghadapinya.

3. Diet Seimbang Agar Pencernaan Tetap Sehat
Menjaga asupan makan yang sehat dan benar dapat membantu mencegah masalah dan menenangkan sistem pencernaan Anda ketika diare muncul. Ikuti instruksi dokter Anda tentang apa yang harus dimakan dan apa yang harus dihindari. Perhatikan ukuran porsi, serta seberapa sering dan seberapa cepat Anda makan.

4. Tetap Terhidrasi, Tapi Minumlah dengan Hati-hati
Air sangat penting untuk kondisi kesehatan yang baik dan fungsi usus yang normal. Tidak hanya itu, air juga membantu tekstur kotoran berada dalam kondisi yang normal. Namun, beberapa minuman seperti kopi, soda, dan alkohol malah dapat memperparah keadaan. Asupan air putih, larutan elektrolit, dan makanan dengan kandungan air tinggi lebih dianjurkan.


5. Praktekkan Hidup Bersih dan Sehat untuk Pencernaan Lebih Baik
Pastikan untuk selalu mencuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat setelah Anda menggunakan kamar mandi dan sebelum makan atau saat akan menyiapkan makanan. Kebiasaan baik ini dapat membantu mencegah penularan bakteri yang berpotensi menyebabkan diare pada makanan Anda.

6. Bersiap untuk Kondisi Darurat
Tidak peduli seberapa baik Anda melakukan pencegahan diare, masalah pencernaan ini dapat menyerang kapan pun. Jadi, bersiaplah dengan selalu menyimpan persediaan darurat di rumah, kantor atau sekolah, dan di kendaraan. Persediaan untuk kondisi darurat ini, antara lain:

  • Obat-obatan yang bekerja cepat untuk atasi gas, kembung, atau diare
  • Tisu basah dan kering 
  • Cadangan celana dalam dan bawahan
  • Kantong plastik untuk membuang tisu dan pakaian yang kotor

Pastikan untuk menyimpan barang-barang ini di dompet, mobil, koper, dan meja kerja Anda. Jika diare kembali menyerang, Anda sudah siap dengan perlengkapan tersebut.

7. Kelola Stres untuk Menenangkan Pencernaan
Tahukah Anda jika stres dapat menyebabkan dan memperburuk masalah pencernaan Anda. Jika stres adalah penyebab diare yang Anda alami, cobalah untuk melakukan beberapa kegiatan relaksasi seperti olahraga, yoga, meditasi, atau hobi kesukaan Anda.

8. Mencari Bantuan untuk Masalah Pencernaan
Jangan mencoba untuk menyembunyikan masalah pencernaan Anda dari keluarga, teman, dan pengasuh Anda. Bantu mereka memahami bagaimana, kapan, dan mengapa masalah pencernaan dapat terjadi pada Anda. Dengan begitu, mereka dapat membantu Anda untuk mengatasi dan mengobati diare yang mengganggu Anda. Misalnya dengan menjaga makanan yang diberikan pada Anda dan ikut menjaga kebersihan diri.


9. Kendalikan Masalah Pencernaan Anda
Jika Anda kerap kali mengalami masalah diare, pastikan untuk segera mengonsultasikan diri dengan dokter. Selain dengan memahami akar permasalahannya, Anda juga dapat menganalisis pengaruh obat-obatan yang diberikan dokter. Pastikan juga untuk selalu menanyakan efek samping dari tiap obat yang diberikan dokter.


10. Waspadai Obat Alternatif untuk Masalah Pencernaan
Perawatan pencernaan alternatif yang bekerja membersihkan usus besar banyak diiklankan. Meskipun beberapa pengobatan alternatif terbukti cukup menjanjikan, banyak pula dari mereka yang tidak hanya mahal, tetapi juga tidak efektif dan berisiko menimbulkan efek bahaya pada tubuh. Jadi, pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mencoba terapi atau suplemen alternatif apa pun.

Read More

Penyakit Gigi yang Umum Terjadi

Sakit gigi bisa terasa sangat menyiksa. Baik itu yang datangnya perlahan, maupun tiba-tiba. Orang yang mengalaminya kemungkinan menjadi enggan beraktivitas seharian. Untuk menyembuhkannya, kenali dulu berbagai penyebab sakit gigi.

Gigi Sensitif

Pada gigi sehat, lapisan email kokoh melindungi saraf-saraf gigi. Email, disebut juga dengan enamel itu, bisa terkikis seiring berjalannya waktu. Ketika lapisan tengah gigi Anda terekspos, segala sesuatu yang mengenai gigi, baik makanan maupun minuman, menyinggung ujung saraf. Akibatnya, Anda akan merasa sakit setiap gigi tersentuh sesuatu yang panas atau dingin. Makanan manis dan asam juga akan menimbulkan gangguan serupa.

Penyakit gusi juga dapat membuat gigi menjadi sensitif. Ini terjadi saat gusi menyusut menjauhi gigi dan membuat akar gigi terekspos. Salah satu penyebabnya adalah menyikat gigi terlalu kuat.

Gigi juga bisa menjadi sensitif selama beberapa waktu, usai pembersihan di dokter gigi. Ada juga yang merasakannya setelah melakukan pemutihan (whitening) gigi. Begitu juga saat ada tambalan gigi yang terlepas atau rusak.

Gigi Berlubang

Gigi mendapat serangan setiap kali kita makan dan minum. Bakteri yang menempel, memakan sisa makanan, dan berkembang biak di sekitar gigi, sampai kita menyikat gigi. Kumpulan bakteri tersebut memproduksi zat asam yang mengikis dan melubangi gigi. Gigi juga bisa berlubang oleh faktor lain. Misalnya patah akibat kontak fisik ketika bermain sepak bola, atau berlatih mixed martial arts (MMA). Lubang yang sampai membuat lapisan dalam gigi terekspos, bisa mengakibatkan gigi sensitif.

Gigi berlubang menyebabkan rasa ngilu yang ditambah rasa sakit akibat gigi sensitif. Semakin lama rasa sakit itu muncul, semakin besar kerusakan yang timbul.

Lubang yang dalam dapat membuat bakteri masuk ke lapisan dalam gigi, yang disebut pulp. Munculnya infeksi pada pulp, bisa menyebabkan abses, yaitu terbentuknya kantung atau benjolan berisi nanah. Abses memicu rasa sakit yang tinggi secara terus menerus. Gejala infeksi pada gigi berlubang di antaranya adalah pembengkakan wajah atau gusi, napas tak sedap, demam, serta timbul rasa tak enak di mulut.

Gigi Bergesek

Kondisi gigi gemeretak atau bergesekan saat tidur, merupakan masalah yang timbul pada banyak orang. Biasanya hal ini akibat kesalahan pola tidur, stres, dan pola gigitan yang kurang pas. Menggeretakkan gigi, apalagi kalau terjadi setiap kali tidur, dapat merusak email dan membuat lubang pada gigi.

Gigi Bungsu

Gigi bungsu–geraham yang muncul paling akhir–biasanya baru tumbuh saat seseorang berusia 20 tahun. Saat gigi tumbuh dan menembus gusi, timbul rasa ngilu yang luar biasa. Setelah berhenti tumbuh pun, gigi bungsu bisa terus memberikan masalah. Misalnya, ketika posisinya miring dan membuat makanan kerap tersangkut, sehingga menjadi sarang bakteri.

Bagian Lain Tubuh

Gigi bisa merasa sakit akibat permasalahan di bagian lain tubuh. Kondisi ini dikenal sebagai sakit yang menjalar atau referred pain. Bisa saja penyebabnya adalah sakit kepala, sinusitis, masalah persendian di rahang, bahkan, meski jarang terjadi, sakit jantung.

Penanganan

Jangan menunda pergi ke dokter gigi setiap timbul rasa sakit di gigi Anda. Lubang gigi bisa memburuk di kemudian hari. Jika masalahnya adalah gigi yang gemeretak, dokter gigi dapat memberikan pelindung yang digunakan saat tidur. Anda juga bisa mengatasi rasa sensitif ringan dengan menggunakan pasta gigi khusus untuk mengurangi sensitivitas gigi, dan menyikat serta melakukan flossing secara tepat.

Read More

Tips Memilih Sepatu yang Sesuai dengan Olahraga Anda

Saat kecil, Anda pasti terbiasa dengan sepatu kets yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas fisik seperti bermain, berlari, hingga bermain bulu tangkis dengan teman-teman. Namun, seiring bertambahnya usia, Anda yang mulai memilih satu atau dua jenis olahraga sebagai latihan rutin dan hobi akan membutuhkan perlengkapan berupa sepatu khusus. Hal ini sangatlah penting karena tidak hanya berguna sebagai pelengkap tampilan saat berlatih, tetapi juga untuk membantu memudahkan aktivitas hingga menghindari risiko cedera terjadi. Untuk itu, simak beberapa tips memilih sepatu yang sesuai dengan olahraga berikut ini.


Sepatu Lari
Bersiap untuk rutinitas hidup sehat dengan berlari? Pastikan Anda sudah memiliki sepatu lari yang tepat untuk memudahkan kaki saat melangkah dalam satu ritme yang konsisten. Sepatu yang ringan dengan bantalan akan sangat membantu Anda untuk tetap nyaman berlari dalam segala rute jalan. Sepatu lari dirancang untuk langkah maju berulang dengan pelindung di bagian depan kaki dan tumit Anda. Dengan menggunakan sepatu lari yang tepat, Anda akan dapat menghindari shin splints, fraktur, tendinitis, dan masalah cedera kaki akibat berlari lainnya.

Sepatu Tenis
Saat Anda bermain tenis, Anda akan banyak melakukan gerakan dari sisi ke sisi. Itulah sebabnya Anda membutuhkan sepatu yang dapat menjadi penyangga dari dalam dan luar kaki. Selain itu, Anda juga perlu sepatu yang dapat membantu fleksibilitas pada telapak kaki di untuk gerakan maju yang cepat. Pilih sepatu dengan sol yang lebih lembut jika Anda bermain di lapangan yang lembut. Akan tetapi, Anda lebih dianjurkan untuk memilih sepatu dengan sol yang lebih tepat jika bermain di lapangan keras.

Sepatu Basket
Berbeda dengan sepatu lari, para pemain basket cenderung menggunakan sepatu dengan sol yang lebih tebal dan kaku agar dapat memberikan stabilitas ekstra saat Anda berlari serta melompat ke atas dan ke bawah. Sepatu basket juga identik dengan high-top ankle yang akan melindungi dan mendukung pergelangan kaki Anda saat melakukan perubahan arah dengan cepat dan ketika Anda melompat dan mendarat dari sebuah lompatan.

Sepatu Sepak Bola
Ketika Anda berada di lapangan sepak bola, Anda akan ingin memakai sepatu dengan pul (juga biasa disebut sebagai gerigi, paku, atau kancing) pada bagian sol bawahnya. Bagian ini sangat penting karena dapat memberi gaya gesek tambahan pada tanah dan rumput sehingga tidak mudah terjatuh. Meskipun begitu, Anda tidak perlu khawatir karena pul ini tidak akan mengganggu pemakainya. Para pesepak bola masih bisa bermain dengan nyaman dengan menggunakan sepatu ini.

Sepatu Futsal
Berbeda dengan sepatu bola yang memiliki pul di solnya, para pemain futsal tidak membutuhkan sepatu seperti itu. Sebab, jenis lapangan futsal menggunakan rumput sintetis di mana tidak ada tanah yang membutuhkan pul untuk berpijak. Pada sepatu futsal, bagian bawahnya terbuat dari karet yang menggunakan bahan yang tidak keras. Hal ini penting sebab lapangan futsal cenderung memiliki tekstur yang empuk.


Sepatu Baseball dan Softball
Untuk Anda para pemain baseball dan softball, Anda dapat memilih sepatu khusus untuk kedua olahraga ini. Sepatu untuk baseball dan softball biasanya lebih panjang dan sempit daripada beberapa sepatu olahraga lainnya. Selain itu, sepatu olahraga ini juga dilengkapi dengan cleat toe dapat terbuat dari logam, bukan dari plastik yang dibentuk. Bagian ini sangat penting untuk menghindari benturan pada tongkat baseball dan softball yang berisiko terjatuh mengenai kaki.

Sepatu Golf
Bagi Anda penikmat olahraga golf, pemilihan sepatu juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Pasalnya, ada sepatu yang memang dikhususkan untuk memudahkan aktivitas permainan golf. Sepatu golf dapat meningkatkan kenyamanan permainan Anda dan membuat Anda lebih aman saat berjalan di lapangan. Cleat pendek pada sol membantu membuat kaki Anda lebih kuat dan kokoh saat mengayunkan tongkat golf. Itu membuat Anda tidak mudah untuk tergelincir. Sepatu golf juga memberi Anda lebih banyak stabilitas saat Anda berjalan dari pada berbagai tekstur permukaan lapangan.

Sepatu Hiking
Anda menyukai aktivitas berjalan di perbukitan? Sepatu yang didesain dan dibuat khusus untuk mendaki akan memberikan kaki Anda perlindungan yang lebih baik di jalan. Selain menghindari jatuh, sepatu hiking juga akan melindungi kaki dari kerikil dan mengurangi risiko pergelangan kaki terkilir. Anda dapat memilih sepatu yang ringan untuk jalur yang cenderung mudah. Sepatu midweight untuk hiking di medan berbatu atau permukaan yang tidak rata. Ataupun sepatu boots kelas berat untuk menanjak gunung dengan permukaan tanah berbatu, lumpur, es, atau bahkan salju.

Sepatu Bersepeda
Terakhir, bagi Anda para pesepeda, jangan sepelekan pemilihan sepatu yang tepat untuk memastikan kaki Anda terlindungi dari risiko cedera. Sepatu bersepeda gunung dan rekreasi biasanya memiliki cleat cekung dan sol yang fleksibel. Bentuk sepatu ini akan berguna untuk mempermudah Anda dalam berjalan atau mengayunkan sepeda dengan nyaman.

Itulah beberapa tips memilih sepatu berdasarkan olahraga yang dilakukan. Jadi, pastikan untuk menggunakan sepatu yang tepat untuk memudahkan aktivitas dan mengurangi risiko cedera terjadi.

Read More