Parafimosis dan Sederet Tanda Lelaki Harus Segera Disunat

Penis merupakan organ reproduksi laki-laki yang harus senantiasa dijaga kebersihan dan kesehatannya. Jika tidak, beberapa masalah kesehatan mungkin muncul dan mengganggu fungsinya. Salah satu masalah yang dimaksud adalah parafimosis. Sementara itu, salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan dan kebersihan penis adalah dengan sirkumsisi atau orang Indonesia mengenal dengan istilah sunat.

Sunat awalnya merupakan perintah atau anjuran agama yang kemudian dikonfirmasi oleh medis, melalui berbagai penelitian dan kajian, memiliki banyak sekali manfaat untuk kebersihan dan kesehatan organ vital pria tersebut.

Sunat merupakan memotong, lebih tepatnya membuang, kelopak kulit penutup ujung penis. Kulit yang dikenal dengan istilah “kulup” itu cenderung tidak memiliki fungsi apa-apa. Keberadaannya justru bisa menghambat sirkulasi cairan (urine maupun sperma). Sisa cairan itu bisa menumpuk di sana dan memicu pertumbuhan bakteri.

Dari situlah akhirnya muncul berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan penis. Di bawah ini ada beberapa masalah kesehatan yang mengharuskan seorang laki-laki melakukan sunat untuk menyelesaikan keluhan-keluhan tersebut:

  • Fimosis

Fimosis merupakan suatu kondisi di mana kulup tidak dapat ditarik ke belakang kepala penis. Sebagian besar fimosis terjadi lantaran faktor genetik. Kondisi fimosis yang parah akan membuat saluran kemih tertutup.

Seseorang yang mengalami fimosis dan tak segera disunat akan membuat urine mereka tertahan oleh kulup sampai menggelembung. Saat tekanan di kulup sudah besar, baru urine mereka bisa keluar sedikit-sedikit.

Jika tidak segera disunat, fimosis bisa memunculkan peradangan di lubang penisnya serta infeksi saluran kemih.

  • Parafimosis

Kondisi ini kebalikan dari fimosis di mana kulup penis tidak dapat ditarik kembali ke kepala penis. Jika terjadi, parafimosis bisa mengganggu sirkulasi darah di penis. Ciri-ciri dan gejala seseorang mengalami parafimosis biasanya sakit berhari-hari dan sulit buang air kecil. Kondisi ini mengharuskan seorang lelaki yang terserang harus mendapatkan sirkumsisi segera.

Di Indonesia, parafimosis dikait-kaitkan dengan fenomena mistis. Karena kepala penis terbuka secara tiba-tiba dan tak bisa kembali ke tempatnya, banyak yang mengira bahwa si penderita telah disunat oleh jin.

  • Balanitis

Kondisi ini memnyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri atau iritasi di kulit dan kepala penis. Balanitis bisa dikenali ketika kulup penis ditarik ke atas terdapat smegma atau kotoran putih di “leher” kepala penis.

Karena kulup menghalangi sirkulasi cairan, memungkinkan smegma atau kotoran tersebut menumpuk dan lengket di sana. Kulit penis juga biasanya meradang dan merah-merah. Jika balanitis tidak segera ditangani dengan cara disunat, maka infeksinya bisa meradang sampai ke saluran kemih yang bisa membuat nyeri saat buang air kecil.

  • Hipospadia

Hipospaida merupakan kelainan bawaan sejak lahir yang ditandai dengan posisi uretra penis yang seharusnya berada di ujung justru berada di bagian bawah batang penis. Biasanya kondisi ini diketahui ketika cipratan urine muncrat ke mana-mana dan membuat ereksi melengkung ke bawah.

Jika laki-laki mengalami kondisi ini, penting untuk segara melakukan sunat sambil melakukan operasi untuk membenarkan salurannya. Karena jika tidak, kondisi ini bisa mempengaruhi pria ketika menikah nanti.

Kondisi itu memungkinkan seorang pria kesulitan mendapatkan keturunan lantaran saat melakukan seks sperma yang keluar dari saluran uretra yang berada di bawah penis tidak bisa mencapai rahim.

  • Kondiluma akuminata

Kondisi ini biasa dikenal juga sebagai infeksi saluran kemih yang ditularkan melalui hubungan seksual. Cirinya, terdapat kutil di dalam atau di sekeliling penis. Kondisi ini juga bisa mempengaruhi vagina dan dubur.

Jika tidak segera disunat, penis akan terasa gatal dan bisa berdarah ketika pria melakukan hubungan seksual. Apalagi kondiluma akuminata juga berpotensi menular ke pasangan.

***

Jika anak lelaki atau lelaki dewasa mengalami parafimosis atau sederet masalah kesehatan penis lain seperti yang disebutkan di atas, segeralah mendatangi fasilitas medis atau rumah sunat untuk mendapatkan penanganan. Jangan biarkan kondisi ini berlarut-larut lantaran dapat menimbulkan masalah yang lebih berat pada kemudian hari.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*