Biduran Pada Bayi Apakah Berbahaya?

Pernahkah Anda menderita gatal-gatal. Kondisi ini ditandai dengan timbulnya ruam berwarna merah yang gatal, dan biasanya dipicu oleh alergen. Alergen ini dapat berupa saja. Satu hal yang pasti, alergen akan memproduksi sebuah reaksi alergi. Gatal-gatal juga dikenal dengan istilah biduran dan ulticaria, dan kondisi ini dapat menimpa siapa saja, termasuk bayi. Saat reaksi alergi terjadi, tubuh akan melepaskan sebuah protein yang bernama histamin. Saat histamin dilepaskan, pembuluh darah kecil yang disebut kapiler mengeluarkan cairan. Cairan tersebut akan menumpuk di bawah kulit dan menyebabkan ruam. Biduran pada bayi dan orang dewasa bukanlah suatu kondisi yang menular.

Penyebab biduran atau gatal-gatal

Biduran pada bayi dan orang dewasa terjadi saat tubuh bereaksi terhadap alergen dan memproduksi histamin dan zat kimia lain di bawah permukaan kulit. Histamin dan zat kimia lain tersebut menyebabkan peradangan dan cairan untuk menumpuk di bawah kulit dan menyebabkan gatal. Beberapa pemicu terjadinya biduran pada bayi dan orang dewasa di antaranya adalah:

  • Obat-obatan, seperti antibiotik dan obat anti-peradangan non-steroidal (NSAIDs) seperti aspirin
  • Makanan seperti kacang, kerang, telur, stroberi, dan produk-produk berbahan gandum
  • Infeksi, termasuk infeksi sakit influenza, demam, dan hepatitis B
  • Infeksi bakteri, seperti infeksi saluran kemih dan radang tenggorokan
  • Parasit usus
  • Perubahan suhu yang ekstrim
  • Suhu tubuh yang tinggi
  • Hewan, misalnya akibat anjing, kucing, kuda, kecoak, gigitan serangga
  • Tanaman, zat kimia, paparan sinar matahari, air, dan lain-lain

Banyak orang tidak menemukan penyebab biduran pada bayi dan orang dewasa. Urticaria kronis dapat bermula sebagai respon autoimun, namun mengapa hal tersebut terjadi masih belum diketahui penyebabnya.

Gejala biduran atau gatal-gatal

Pembengkakan saat biduran pada bayi dan orang dewasa terjadi berbentuk sebagai ruam di permukaan kulit. Bentuk pembengkakan tersebut bulat atau lonjong, dan biasanya berwarna merah mudah atau merah. Ukurannya pun bermacam-macam, mulai dari kecil beberapa milimeter, hingga beberapa inci. Biduran merupakan sebuah kondisi yang sangat gatal, membuat penderitanya ingin menggaruknya.

Gatal-gatal akibat biduran biasanya muncul secara berkelompok. Daerah tubuh yang sering terkena biduran adalah wajah, lengan, tangan, jari, kaki, dan jari-jari kaki. Ruam tersebut biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam 24 jam, namun ruam baru dapat terbentuk kembali. Dalam beberapa kasus tertentu, biduran pada bayi dan orang dewasa dapat bertahan hingga beberapa hari. Bahkan, mereka yang menderita biduran kronis dapat menunjukkan tanda-tanda biduran tersebut selama beberapa bulan ataupun minggu.

Jenis-jenis biduran

Kondisi biduran dapat berbentuk kronis atau akut. Urticaria akut merupakan kondisi ata jenis biduran yang paling sering dijumpai. Gejala tersebut biasanya akan bertahan selama 6 minggu, dan sering menyerang wajah ataupun leher, jari, jari kaki, dan alat kelamin pria. Namun, bagian tubuh apapun dapat terserang biduran.

Sementara itu, urticaria kronis akan bertahan selama lebih dari 6 minggu. Sekitar 1 dari seribu orang diperkirakan pernah menderita urticaria kronis. Penyebab biduran pada bayi dan orang dewasa jenis ini belum diketahui, namun dapat berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh. Virus juga dapat memicu biduran. Dalam kasus tertentu, biduran dapat menjadi tanda adanya gangguan autoimun seperti penyakit thyroid dan lupus.

Gejala biduran pada bayi dan orang dewasa biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Apabila gejala terus muncul setelah beberapa minggu, hubungi dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat dan perawatan secepatnya.

Read More