Tips Mengatasi Dampak Buruk saat Terkena Kaporit

Fungsi kaporit yang paling dikenal selama ini adalah sebagai campuran air kolam renang. Namun ternyata, bahan kimia yang satu ini juga sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan sebagai campuran di air minum.

Meski begitu, kaporit pada dasarnya adalah bahan beracun yang tidak baik jika terkena kulit dan untuk dikonsumsi. Kadar kaporit yang dicampurkan di kolam renang, air minum, maupun produk pembersih rumah jumlahnya minimal. Sayangnya, hal ini tetap berisiko untuk kesehatan.

Jika seseorang terkena kaporit dalam kadar yang berlebihan, gangguan kesehatan bisa muncul. Hal ini terjadi karena saat tubuh berkontak dengan kaporit, baik dari air, udara, ataupun tidak sengaja tertelan, maka zat ini akan bereaksi dengan mengubah dirinya menjadi asam. Zat asam inilah yang bersifat merusak sel di tubuh.

Apabila Anda berada di situasi yang menyebabkan paparan kaporit terjadi secara berlebihan, Anda perlu segera lakukan hal-hal di bawah ini untuk meminimalisir terjadinya dampak buruk akibat kaporit:

  • Segera tinggalkan area dengan kebocoran kaporit dan cari tempat yang memiliki udara segar untuk mengurangi risiko efek samping.
  • Jika memungkinkan, Anda perlu cari tempat yang tinggi. Sebab, kaporit lebih berat dari udara sehingga udara di atas umumnya tidak ikut terpapar.
  • Jika kaporit dalam bentuk gas bocor di area perkantoran atau di dalam gedung, segera keluar secepatnya agar tidak terjadi gangguan pernapasan
  • Segera ganti pakaian dengan yang bersih dan segera cuci pakaian yang sudah terpapar kaporit secara berlebih.
  • Apabila paparan kaporit terjadi secara langsung di kulit, segera mandi menggunakan air dan sabun dalam jumlah banyak untuk mencegah iritasi pada kulit.
  • Jika kaporit tidak sengaja masuk ke mata, segera bilas dengan air bersih selama 10-15 menit. Apabila Anda menggunakan lensa kontak, lepas terlebih dahulu baru kemudian bilas agar tidak iritasi mata.
  • Apabila tidak sengaja menelan kaporit, jangan merangsang tubuh untuk muntah atau minum air. Segera cari pertolongan medis.

Tips menghindari kaporit:

  • Jika berenang di kolam renang umun, sebaiknya pilih waktu saat kolam renang baru buka, sehingga air kolam renang belum terkontaminasi zat urine dan keringan yang tercampur dengan kaporit.
  • Pilih lebih suka kolam renang indoor, sebaiknya pilih kolam renang yang memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga gas klorin tidak terjebak di dalamnya.
  • Gunakan kaca mata renang untuk melindungi mata Anda.
  • Setelah berenang, bilang tubuh Anda dengan air bersih. Sebaiknya gunakan sabun dengan kandungan antiseptik untuk memastikan tubuh benar-benar bersih.
  • Gunakan body lotion untuk mengembalikan kelembapan kulit setelah terkena kaporit
  • Jangan terlalu lama berada di area kolam renang. Berenang tiga kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit perhari sudah cukup.

Bahaya kaporit di atas hanya akan muncul apabila paparan terjadi secara berlebihan. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir untuk berenang atau menggunakan benda sehari-hari yang mengandung kaporit. Karena umumnya, kadarnya sudah diatur agar tidak membahayakan kesehatan.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*